Senin, 07 Mei 2012

NEGOSIASI

2. Langkah pertemuan pelaksanaan negosiasi
    a. tepat janji
    b. displin waktu
    c. saat pertemuan : salam. Awali pembicaraan  yang menyenangkan, perhatikan waktu, uraikan secara dengan jelas maksud  dan tujuan, memberi kesempatan untuk menanggapi, tanggapan dg halus, akhiri kesan yang baik.

Pedoman melaksanakan negosiasi:
a.Tujuan jelas
b.Jangan tergesa-gesa
c.Buat persiapan yang baik
d.Pertahankan fleksibilitas dalam posisi anda
e.Cari motivator dari pihak lain
f.Jangan sampai macet
g.Menghargai pihak lain
h.Jadilah pendengar  yang baik
i.Ciptakan reputasi menjadi orang yang adil  tetapi  tegas
j.Kendalikan emosi
k.Pastikan tawar menawar yang baik
l.Ingat negosiasi merupakan proses kompromi
m.Mempertimbangkan dampak negosiasi.

Jalur negosiasi
Mengenal gaya negosiasi
a.Kooperatif
b.Agresif

Tipe Negosiator
a.Orang mencari keuntungan kecil dan resiko kecil
b.Orang mencari keuntungan besar dan resiko besar

Mengenal teknik negosiator
a.Garis keras (jelas dan mudah dipahami)
b.Garis lunak ( tidak jelas apa yang menjadi kemaunnya

Dengan mengenal, tipe dan teknik negosiator, maka seorang negosiator segera memutuskan jalur negosiasi yang akan  ditempuh. Jalur win-win  adalah negosiasi yang prospek kedua keuntungan kedua belah pihak, dikenal dengan nama situasi menang-menang. Proses integrative  seperti itu, kedua  belah pihak  berusaha untuk melakukan  rekonsiliasi kepentingan mereka  ditanda dengan komunikasi yang terbuka dan empati. Dilakukan apabila;
a.Kepentingan yang sama
b.Kekuatan seimbang
c.Hubungan harmonis
d.Ada itikad baik pihak lain
e.Kedua menghendaki jalur lain.

Jalur tawar menawar murni adalah proses dengan masing-masisng  pihak cenderung memncari perolehan dan keinginan maksimum dengan kerugian dipihak lain, ini sering dikenal dengan nama  situasi kalah menang, jalur tawar menawar dilakukan apabila..
a.Kepentingan berlawanan
b.Salah satu lebih kuat
c.Tidak membutuhkan hubungan harmonis
d.Kurang percaya pada pihak lain
e.Kesepakatan (deal) mudah dicapai
f.Pihak lain mneghendaki tgawar-menawar
 
Strategi negosiasi
Strategi negosiasi digunakan untuk mempengaruhi orang lain agar orang lain memperhatikan dan menuruti kehendak seorang negosiator. Strategi ini banyak digunakan para sales dalam memasarkan produk barang dan jasa.

a.A sosiasi
Memanfaatkan nam produk yang sudah dikenal luas, contoh, sepatu ini sama  seperti sepatu merk adidas
b.Disasosiasi
Memanfaatkan nama/produk  palsu atu jasa  yang ditawarkan sehingga  klien akan berpaling pada produk lain. Contoh, produk itu palsu kualitasnya buruk, sedangkan produk ini bagus
c.Random sample
Menawarkan dengan cara memamerkan suatu produk  yang terbaik atau wakil dari keseluruahan produk  yang ditawarkan.ini sangat berbahaya apabila tidak semua produk baik seperti yang diajdikan contoh, sebaliknya positif apabila pelanggan merasa puas
d.Salami
Strategi menawarkan produk atau jasa dengan cara membuat pihak lain makin lama makin mempercaya dan mendapat kewenangan yang meningkat

Kesalahan Umum dalam Bernegosiasi
Beberapa macam kesalahan  dalam bernegosiasi
a.Peningkatan komitmen yang tidak rasional, disebabkan keinginan  untuk menang dengan harga berapapun. Keinginan untuk memenangkan penawaran dengan cara apapun
b.Mitos kue tar, banyak orang beranggapan bahwa kerjasama itu seperti membagi kue tar, bila satu mendapat lebih banyak  maka orang lain akan mendapat lebih kecil, ini disebut negosiasi ditributif. Dalam negosiasi bukanlah sekedar untuk mendapat kue tar terbesra, tetapi melibatkan berbagai hal  yang dinilai berbeda masing-masing pihak.
c.Bertahan, negosiasi memerlukan kesediaan semua pihak untuk memberi dan menerima, apabila semua pihak bertahan maka kespakatan akan sulit dicapai.
d.Sudut pandang penawaran, gelas yang terisi setengahnya dapat dianggap setengah penuh, ada yang mengangnggap kurang dari setengah, sehingga terjadi pandangan yang berbeda. Setiap yang benar ada nilai positif dan nilai negative.
e.Terlalu percaya diri, terlalu percaya diri dapat membuat negosiator berpikir dan bertindak kurang rasional.

Cara mengatasi hambatan Dalam bernegosiasi
Sering kita jumpai dalam bernegosiasi mengalami jalan buntu, apabila menghadapi masalah ini tanyakan pada diri anda
a.Apa penyebab kebuntuan dalam negosiasi
b.Apakah masih ada jalan lain untuk mengatasinya
c.Apakah mungkin dibaut kesepakatan baru
Apabila semua pertanyaan tersebut jawabannya tidak, maka perlu ditinjau kembali, apakah masih layak dilanjutkan atau tidak, apabila tidak menguntungkan maka  sebaiknya berhenti

KWU 2
SEM II


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar